Tampilkan postingan dengan label bisnis online. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bisnis online. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 Desember 2016

Pengiriman Bermasalah Saat Belanja di Online Shop, Apa yang Harus Dilakukan?

Pernah mengalami masalah di pengiriman saat belanja online? Contohnya barang terlambat datang, barang nyasar, atau bahkan barangnya hilang? Aku sebagai seorang pemilik online shop tentunya sering banget menghadapi masalah ini.

“Sis, kok barangku belum sampe ya?”

“Sis, kok barangnya ga nyampe2 sih? Padahal udah lebih dari seminggu”

Ini adalah tanda awal masalah di pengiriman. Biasanya kalau customer @canvasbagmania sudah seperti ini aku langsung memberikan resi dan nomor telepon customer service dari kurir yang bersangkutan, kalau aku sih biasanya pakai JNE, jadi aku selalu kasih nomor customer service JNE (021-29278888). Hehehe J

Saran aku, sebelum telpon ke customer service JNE sebaiknya cek terlebih dahulu resi yang sudah diberikan oleh pihak online shop atau penjual. Caranya?  Melalui website JNE di www.jne.co.id atau bisa juga melalui www.cekresi.com J Setelah cek, kalian bisa tahu status barang kalian dan masalah yang terjadi. Apabila barang statusnya masih “ON PROCESS” dan masih belum melebihi estimasi pengiriman, harap bersabar yaa karena itu artinya barang masih dalam proses pengiriman J

Terus, bagaimana kalau barang belum sampai tujuan padahal sudah lebih dari hari estimasi pengiriman? Hmm, jadi biasanya ada beberapa kemungkinan yang menyebabkan barang belum sampai:

1.     Alamat tidak lengkap atau alamat tidak ditemukan
Solusi: Segera telpon customer service JNE dan konfirmasi lagi apakah alamat yang tertulis sudah benar dan berikan juga patokan alamat tujuan, seperti lokasi tujuan berada di dekat apa? Dekat mall A misalnya, atau dekat sekolah B, atau dekat supermarket C. Atau lebih bagus lagi kalau kalian jelaskan bagaimana cara mencapai alamat tujuan. Contohnya, dari rumah sakit A putar balik, ada alfamart belok kiri, rumahnya cat biru dan pagarnya warna putih, sebelah tempat praktek dokter X.

2.     Tidak ada orang di alamat tujuan (Biasanya keterangan yang tertulis adalah TUTUP)
Solusi: Segera telpon customer service JNE dan minta paket kiriman agar dikirim ulang. Lalu, bagaimana kalau biasanya memang tidak ada orang di rumah? Kalau sudah begini, sebaiknya langsung diambil saja di JNE kota kalian. Saat kalian telpon customer service JNE, minta alamat dan nomor telpon JNE, jangan lupa untuk memberitahukan kalau kalian mau mengambil paket kiriman di kantor JNE tempat paket berada J

3.     Barang sudah diterima tetapi penerima tidak dikenal

Hal ini paling sering terjadi kalau barang dikirim ke tempat-tempat umum seperti sekolah atau asrama. Karena biasanya yang menerima adalah satpam atau penjaga setempat.
Solusi: Pastikan kalian tahu nama satpam atau penjaga setempat yang kemungkinan menerima paket kalian. Belum ketemu juga? Hmm, ada kemungkinan kalau kurirnya salah kirim L Kalau hal seperti ini terjadi, sebaiknya segera telpon customer service JNE dan ceritakan masalah yang kalian hadapi, dan juga minta agar barang segera dikirim ke alamat yang sebenarnya.

4.     Barang terselip di JNE atau tidak diproses
Biasanya statusnya selalu “ON PROCESS”, padahal sudah melebihi hari estimasi pengiriman.
Solusi: Saat menelepon customer service JNE, ceritakan masalah kalian kalau barang statusnya masih “on process” padahal sudah lebih dari hari estimasi pengiriman. Apabila ternyata barang terselip atau hilang pastikan kalian menelepon JNE sesering mungkin untuk mengetahui progress pencarian barang kalian.

Aku tahu kalau menghadapi masalah di pengiriman barang saat berbelanja ini memang ini ngeselin, tapi perlu diingat bahwa orang-orang yang bekerja di JNE adalah manusia seperti kita yang kadang melakukan kesalahan. Jadi sabar saja, dan konfirmasi terus ke pihak customer service JNE mengenai barang atau paket kalian J

Curhat Session:

Ada beberapa customer yang justru menyalahkan pihak online shop karena barangnya tidak sampai-sampai, padahal sebenarnya masalah tersebut adalah kesalahan dari pihak kurir L #disitusayamerasasedih hahahah.

Jadi, aku mau menegaskan bahwa jangan salahkan online shop apabila terjadi masalah di pengiriman. Pastikan dulu apa ayng sebenarnya terjadi, karena kalau ternyata kesalahan ada di pihak kurir, itu merupakan hal yang terjadi di luar kendali kami sebagai pihak online shop J

Selain itu, ada juga customer yang tidak mau menghubungi pihak kurir  dan malah menyuruh pihak online shop untuk menghubungi pihak kurir dengan berbagai alasan, seperti pulsa habis, nggak bisa ditelepon, dll. Lagi-lagi #disitusayamerasasedih. Aku sebagai pihak online shop, biasanya mau membantu customer untuk menghubungi pihak kurir. Tetapi, rasanya agak gimana gitu ya melihat customer yang nggak ada usahanya sama sekali L Padahal kami sebagai pihak online shop sudah melakukan tugas kami untuk mengirim barang yang dipesan dan memberikan nomor resi atau nomor bukti pwngiriman kepada pihak pembeli.

Untuk masalah kurir susah ditelpon, kita semua harus bersabar, karena pihak kurir juga melayani banyak customer lain pada saat yang bersamaan. Intinya, ikuti instruksi mesin penjawab telpon pihak kurir dan kalau pihak kurir tidak bisa ditelpon, telpon lagi dan lagi sampai terhubung. Jadi, bukan pihak pembeli saja yang susah untuk menghubungi kurir, tapi pihak online shop pun juga mengalami hal yang sama. Maka, nggak ada salahnya kan untuk saling membantu dengan sama-sama menelepon kan? Heheheh.

Sekian potinganku kali ini J Semoga bermanfaat ya, terutama untuk orang-orang yang mengalami masalah pengiriman saat berbelannja online J

See you on my next post J


XOXO

Sabtu, 26 November 2016

Fashion Trend: Tumblr Patch

Belakangan ini aku sering banget liat banyak orang yang menggunakan patch sebagai aksesoris fashion di tas, baju, jeans, jaket, dll. Bahkan beberapa customer Canvasbagmania juga banyak yang nanya apakah aku jual patch atau nggak. Hmm. Dari situ aku mulai cari-cari info tentang patch dan ternyata memang sekarang ini lagi nge-trend banget. Brand terkenal seperti Zara dan Gucci contohnya juga mengeluarkan produk yang ada unsur patchnya.

Denim + Patches
Beberapa produk Zara yang meenggunakan Patch
So, akhirnya aku memutuskan untuk menjual patch juga :p #sisonlineshopinaction dan ini adalah koleksi patch yang aku jual di Canvasbagmania J

 

Customer Canvasbagmania cukup antusias dengan adanya patch tumblr ini. Bahkan sepupu dan temen-temenku juga pada beli patch di aku setelah mereka tau aku jualan patch. Hehehe J

Tas dari Canvasbagmania yang tadinya hanya polos aja, sekarang bisa ditambahkan patch untuk mempercantik tas J  Berikut adalah hasil menghias tas dari Canvasbagmania dengan patch tumblr.


Bagus kan?! #harusjawabIYA #Maksa

Cara menempel patch juga gampang, hanya perlu di setrika (di bahan kain), atau di lem menggunakan super glue (di bahan selain kain). Kalau untuk di baju atau celana sih aku saranin dijahit aja, supaya kalau dicuci nggak copot. Hehe.

Sekian dulu post kali ini. Bagi yang ingin beli patchnya #jualanlagi, bisa langsung cek online shop aku di instagram (IG: @canvasbagmania / @canvasbag.mania)

Thank you for visiting my blog and see you on my next post!


XOXO.

Senin, 14 November 2016

Cara Mengembalikan Akun Instagram yang Disable

Beberapa waktu yang lalu, dunia online shop sempat digemparkan tentang banyaknya akun Instagram online shop yang hilang atau di-disable oleh pihak Instagram. Parahnya, akun @canvasbag.mania punya aku juga kena disable L Aku udah panik banget, karena akun itu adalah akun online shop aku yang followersnya udah 65k :'( Tapi ternyata banyak juga temen-temen online shop lain mengalami hal yang sama.

Oh ya, kayaknya banyak akun online shop di-disable oleh Instagram karena melakukan keroyokan (which is memang spamming banget).  Jadi waktu itu aku memang lagi keroyokan (bagi yang ga tau keroyokan, keroyokan itu sebuah istiah yang dipakai para online shop di Instagram untuk saling promosi satu sama lain, dan biasanya sekali posting bisa puluhan online shop, makanya spamming banget), terus pihak Instagram minta verifikasi account berkali-kali dan akhirnya aku aku ke-log out sendiri, dan saat mau masuk tulisannya seperti ini…



Nah, sekarang aku mau bahas cara mengembalikannya. Kalau tulisannya seperti di atas, yang harus kamu lakukan adalah klik learn more. FYI, ada beberapa orang yang nggak bisa klik learn more di perangkat apple, jadi aku saranin pakai hp android aja. Hehe.

Lalu, isi data yang diminta oleh pihak Instagram. Pilih “no” saat ditanya “Is this account used to represent a business, product, or service?”,  karena kalau kamu jawab “yes” kamu bakal diminta untuk foto npwp, siup, dll (kalo punya gapapa sih pilih yes, hehe). Terus isi full name (lama lengkap), username IG, email (kalau bisa email yang kamu daftarkan di account kamu yang hilang), dan country. Terus klik send. Sekali lagi, kalau nggak bisa, coba pindah ke perangkat android ya J

Lalu, kamu akan mendapatkan e-mail dari Instagram yang isinya kamu disuruh foto diri dengan memegang sebuah kertas, dimana di kertas itu kamu harus tulis kode (kodenya dikasih di email), nama lengkap, dan username Instagram kamu.  Oh ya, nulisnya harus pakai tulisan tangan ya. Pastikan juga fotonya memperlihatkan wajah dan tulisan dengan jelas.

Kalau sudah foto, balas e-mail dari Instagram tersebut dan lampirkan fotonya. Kalau bisa tuliskan juga “curhatan” kamu ke pihak Instagram. Contohnya, akun ini adalah sumber penghasilan saya, tolong kembalikan akun saya, maaf kalau saya melanggar peraturan Instagram blablabla.

Lalu tunggu beberapa hari (kalau waktu itu aku cuma sehari udah balik sih akunnya, tapi ada juga yang 1 minggu baru balik). Oh ya, kalau akun kamu sudah kembali di aktifkan, kamu akan mendapat e-mail dari pihak Instagram kalau Instagram kamu telah kembali diaktifkan. Yeay!!

Sekian dariku, semoga bisa bermanfaat ya postingan kali ini. Thank you J


Sabtu, 25 Juni 2016

Jangan Beli Followers Instagram

Yes! Kali ini aku akan membahas suatu hal yang sangat penting dalam dunia per onlineshop-an di instagram yaitu followers instagram. Banyak online shop yang memilih cara cepat untuk menambah followers instagram, yaitu dengan cara membeli followers.

Ok, jadi awalnya aku sih nggak tertarik sama sekali karena kalau jaman dulu rata-rata jual followers luar negeri. Menurutku sih nggak banget, karena nggak akan pengaruh ke penjualan. Loh terus buat apa orang-orang beli followers luar negeri? Gunanya hanyalah untuk membuat onlineshop mereka terlihat terpercaya tanpa ada pengaruh ke penjualan. Selain itu, kalau ada yang cek followers kita dan ketahuan kalau itu adalah followers buatan atau tidak real, online shop kita malah akan terlihat tidak menyakinkan.

Seiring berjalannya waktu, makin lama orang-orang makin inovatif, dan muncullah jasa penambah followers real human Indonesia, dimana followers tersebut bisa like, comment, dan juga unfollow instagram kita. Hmmmm. Menarik.

Tapi, aku masih takut-takut juga untuk mencoba, dan kalau di dunia komunitas online shop, kalau kita ketahuan beli followers (apalagi yang followers luar negeri) bisa sejenis di blacklist. Setelah melakukan research (HAHAHA), akhirnya aku memberanikan diri untuk mencoba jasa penambah followers.

Jadi, yang aku coba waktu itu sistemnya seperti ini:
-       - Following akan bertambah, dimana nantinya akan di unfollow.
-       - Minta id dan password (dijamin aman).
-       - Waktu pengerjaan adalah 30 hari dan targetnya adalah 1000 followers baru.

Waktu itu karena aku masih takut-takut, jadi aku mencoba jasa tersebut dengan membuat sebuah akun baru. Hehehe. Sebenarnya sistim tersebut lumayan oke, followers bertambah secara signifikan dan kalau mengenai penjualan, ada sih nambah sedikit-sedikit. TAPI, yang bikin stress adalah mutu pelayanan dari penyedia jasa penambah followers. Haduuuh, kalau nggak di terror pasti dia akan stop alias nggak follow-follow orang lagi, alhasil jumlah followers juga mandek. Lalu, saat sudah mencapai target followers yang dijanjikan atau saatnya membersihkan daftar following kita. Itu juga sama aja, harus dikejer-kejer, intinya kalau nggak diingetin, penyedia jasa tidak akan melakukan tugasnya. Hal ini membuat aku kapok banget untuk beli-beli followers lagi, karena kita nggak akan tau bagaimana mutu pelayanan penyedia jasa penambah followers sebelum kita mencobanya. Woops, kita nggak bisa mengandalkan testi dari mereka, karena mereka pasti hanya akan menunjukkan testi yang bagus-bagus saja. Betul? Hehehe. Oh ya, harganya juga menurutku tidak murah, dan lumayan mahal yaitu 200rb. Awalnya aku pikir, ada harga ada kualitas, jadi aku memberanikan diri untuk mencoba walaupun harganya tergolong lumayan mahal. Ternyata… hiks…. MENGECEWAKAN.

Jadi intinya, nggak ada yang salah dengan membeli followers instagram karena semua kembali kepada pilihan kita masing-masing. Betul? Lebih baik kalau beli followers pilih yang real followers Indonesia karena hal tersebut berpotensi untuk meningkatkan penjualan kita. Pastikan juga penyedia jasa penambah followers terpercaya dan pelayanannya bagus.


Sekian dulu postinganku kali ini. See you on my next post and thank you for visiting my blog J
 
Images by Freepik